Family oriented – Mindset Perempuan

“The greatest act of love is to bring each other closer to Allah”

“Pernikahan itu indah jika kamu menemukan pasangan yang tepat, jika tidak.. kamu akan merasa selalu di situasi seperti Covid – 19.
..”Setiap hari kasus baru!”

Mella Noviani

Jangan banyak pikiran ! Karena pikiran dan stress itu penyumbang terbesar timbulnya segala macam penyakit. Tapi gimana ga mikir namanya manusia hidup, kalimat ini pasti sering kamu dengar yah.

Jadi perasaan galau, sedih, senang, marah, stress, kesal, memaki, menghina, perilaku arogan, sikap sombong, dan sebagainya dalam diri manusia itu adalah ekspresi yang berawal dari sebuah pikiran. Untuk kamu yang sudah menikah, pikiran dan stress yang paling banyak kamu alami pasti ga jauh – jauh urusan pasangan yang kadang sulit mengikuti apa yang kamu harapkan. Sebenarnya kalau kamu bisa menjaga pikiran dan hati kamu di rule yang positif, kamu akan menemukan makna yang dalam, kamu bisa lebih konstruktif dalam bertindak, mampu diam dan merenungi serta mencerna masalah yang ada dihari – hari kamu. Dan kamu akan mendapatkan hikmah yang dalam dibanding kamu banyak bicara, komplain atau mengasihani diri sendiri. Memang semua itu tidak mudah untuk dilakukan, karena menyangkut urusan perasaan dan hormon yang swing – swing.

“Jaga pikiran, jaga hati, karena darisanalah terpancar kehidupanmu”

Ok, semua itu manusiawi, kamu tidak salah menunjukan ekspresi itu tapi tahukah kamu bahwa bahayanya untuk diri kamu sendiri. Jadi kalau kamu yang mendapatkan kerugiannya lebih baik kamu pikirkan bagaimana kamu bisa menjaga pikiran kamu, supaya kamu dapat bertindak dengan emosi yang lebih stabil. Jangan biarkan emosi negatif menguasai diri kamu supaya kamu lebih sehat dan mendapatkan kehidupan yang lebih positif. Kehidupan yang positif dapat mempengaruhi pasangan kamu jadi positif dan orang lain disekitar kamu lebih baik juga serta kamu dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan damai.

Berdamai dan bersahabatlah dengan ujian hidup, masalah, kendala, dan segala hal yang tidak nyaman serta serba mendadak dalam keseharian kamu. Kamu akan mendapatkan hikmah yang indah setiap harinya kalau kamu mau melakukan semua itu. Belajar untuk lebih banyak diam saat keadaan terasa tidak nyaman, karena saat kamu diam kamu bisa mendengar apa yang tidak bisa kamu dengar sekalipun.

Pertanyaannya gimana kalau pasangan ga sesuai harapan kita setiap harinya ? Sudah terlalu lelah berharap ! ngomong baik – baik sudah, sambil berantem sudah, silent treatment sudah, tapi tetap saja rasanya pasangan saya tidak sesuai yang saya harapkan !

Ini kuncinya, untuk membuat pasangan mau melakukan apa yang kamu suka dan inginkan, sebenarnya kamu tidak perlu berusaha keras untuk menasehati atau meminta kepada pasangan. Kamu cukup memiliki sikap rendah hati dan punya kebiasaan baik setiap harinya maka kamu akan menjadi contoh yang baik untuk pasangan kamu. Perumpamaannya adalah saat kamu bertemu dengan orang yang mungkin tidak kamu kenal dan kamu melempar senyum kepada orang tersebut, maka orang tersebut akan juga memberikan senyum kepada kamu.

Cara ini sangat efektif kamu lakukan untuk membuat pasangan kamu mau melakukan apa yang kamu mau. Caranya adalah dimulai dari kamu yang melakukannya terlebih dahulu, dengan kamu melakukannya terlebih dahulu maka kamu bisa menjadi role model atau contoh untuk pasangan kamu dan orang disekitar kamu bahkan keluarga besar kamu.

Sikap rendah hati dan kebiasaan baik ini salah satunya adalah memiliki kemampuan untuk menggunakan 3 magic words yaitu kata maaf, tolong, dan terimakasih dalam keseharian kamu dengan pasangan. Walau keadaan belum terjadi sekalipun kamu sudah mau dan mampu untuk memberikan pujian tulus pada hal – hal kecil yang pasangan lakukan. Apresiasi dan pujian yang tulus seperti kata terimakasih akan membuat pasangan kamu mau melakukannya lagi walau tanpa kamu minta.

Kamu tidak akan mengenal ego saat mampu mengucap terimakasih, bertemu dengan bijaksana saat kamu mengatakan maaf dan kharisma terpancar saat kamu mengatakan tolong. – Mella Noviani –

Contoh kalimat – kalimat yang bisa membuat pasangan kamu sangat merasa dihargai, walau kalimat itu adalah sebuah kritik untuknya, tapi yang kamu lontarkan adalah kritik yang bukan destruktif melainkan kritik yang konstruktif atau kritik yang membangun, seperti :

  • Saya minta maaf yah, tadi saya salah dan buat kamu tersinggung, saya akan perbaiki. Dan saya minta tolong juga yah, next time saya minta bantuan kamu yah untuk tidak seperti tadi, kamu bisa bicara dengan saya berdua dikamar saja jadi tidak didepan orang banyak atau anak – anak.
  • Terimakasih sayang, kamu sudah selalu tidak patah semangat, kerja keras, walau belum ada yang berhasil tapi kamu harus percaya yah semua yang kamu kerjakan tidak akan ada yang sia – sia, dan terimaksih juga sudah sempatkan telp saya setiap hari disela – sela kesibukan kamu.
  • Terimakasih kamu sudah selalu peduli pada saya dan keluarga besar kita, terimakasih untuk liburan minggu ini, saya sangat menghargai waktu yang sudah kamu siapkan.
  • Terimakasih tadi sudah ajak anak – anak jalan dan mengajarkan mereka nilai – nilai kehidupan. Saya sangat menghargai waktu kamu walau kamu lagi deadline kerjaan tapi kamu sudah siapkan waktu untuk anak – anak dan saya hari ini.
  • Terimakasih yah kamu sudah aware sama kesehatan kamu sendiri. Walau saya tidak sama kamu tapi kamu tidak lupa untuk menjaga kesehatan dan memilih makanan yang seimbang.
  • Boleh minta tolong ga, kalau ada lawan jenis yang chat kamu sebatas saja yah menjawabnya, karena saya mau orang lain menghargai kamu sebagai pasangan saya. Kalau kamu lakukan saya sangat berterimakasih dan saya minta maaf saya harus katakan ini yah sebagai pasangan kamu.
  • Terimakasih untuk hari ini yah, kamu sudah bantu saya berbagi tugas untuk melakukan pekerjaan rumah, jadi anak – anak saya bisa handle dengan maksimal. Besok saya buatin nasi goreng yang kamu suka yah, smile ❤️

Apapun yang pasangan berikan pada kamu, jangan anggap memang itu sudah seharusnya dilakukan, tapi hargailah seakan – akan itu bukan seharusnya dilakukan untuk kamu, maka kamu akan menghargainya dan pasangan merasa dibutuhkan dan dicintai”

Posted in

Leave a comment